Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Berpotensi Seharian

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Berpotensi Seharian

Cuaca Jabodetabek

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jabodetabek pada Jumat, (16/1/2026), didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi sejak dini hari hingga sore hari.

Pada pagi hingga menjelang siang hari, kondisi berawan tebal masih mendominasi. Hujan ringan diprakirakan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kota Tangerang, serta Kabupaten Bekasi. Menjelang siang, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi meluas ke wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan.

Sementara itu, pada siang hingga sore hari, cuaca tetap didominasi awan tebal. Hujan ringan diprakirakan turun di Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang, serta Kota Tangerang Selatan. Adapun hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Kabupaten Tangerang.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor berkisar antara 20–24 derajat Celsius, sementara wilayah lainnya berada pada rentang 24–28 derajat Celsius. Kelembapan udara diprakirakan cukup tinggi, yakni antara 78 hingga 94 persen, dengan arah angin dominan dari barat hingga barat laut berkecepatan 10–40 km per jam.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi cuaca ekstrem tersebut berpeluang terjadi pada dini hari di sebagian wilayah Kepulauan Seribu, serta pada siang hingga sore hari di sejumlah wilayah Jabodetabek.
 

Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar Hari Ini

Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar Hari Ini

Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar Hari Ini

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membongkar tiang monorel yang mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, hari ini Rabu (14/1/2026). 

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, akan menyaksikan pembongkaran tiang monorel tersebut yang dilaksanakan pagi hari.

Sebelumnya, Pramono menyebut pembongkaran tiang monorel serta penataan kembali kawasannya memakan anggaran Rp100 miliar. 

“Biaya keseluruhan untuk memperbaiki Jalan Rasuna Said itu angkanya (Rp) 100 miliar. Saya ingin meluruskan 100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar, tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan, dan sebagainya,” tuturnya, Minggu (11/1/2026).

Di sisi lain, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas di lokasi pembongkaran tiang monorel.

Prabowo Takjub Lihat Anak Cleaning Service dan Ojol Orasi 4 Bahasa Asing

Prabowo Takjub Lihat Anak Cleaning Service dan Ojol Orasi 4 Bahasa Asing

Prabowo Takjub Lihat Anak Cleaning Service dan Ojol Orasi 4 Bahasa Asing

Sejumlah siswa Sekolah Rakyat berorasi dalam empat bahasa di hadapan Presiden Prabowo Subianto di sela-sela peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi. Prabowo pun takjub melihat para siswa tersebut.

“Luar biasa mereka itu. Yang (pidato) bahasa Inggris luar biasa. Karena saya besar di luar negeri, kalau saya bagus bahasa Inggrisnya, wajar (karena) saya pernah tinggal di daerah-daerah itu. Tapi anak ini, saya kagum juga sama dia tadi,” kata Prabowo dikutip, Selasa (13/1/2026).

“Mungkin, bagusnya kita kirim juga ke luar negeri. Kira-kira bagaimana?” lanjut Prabowo yang disambut tepuk tangan hadirin.

Prabowo juga terkesima dengan prestasi para siswa Sekolah Rakyat. Meski baru berjalan efektif enam bulan, sekolah ini sudah mampu membina siswa bertalenta.

“Saya kagum, masa baru enam bulan tadi saya lihat, sudah ada yang juara olimpiade. Juara Olimpiade Matematika. Luar biasa,” tutup Prabowo.

Sekolah Rakyat didedikasikan negara sebagai upaya memutus kemiskinan ekstrem melalui pendidikan berasrama gratis. Melalui sekolah itu, anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)—mendapat kesempatan nyata untuk mengubah masa depan.

Siswa yang tampil dan mendapat perhatian Presiden berasal dari latar belakang keluarga rentan secara ekonomi, dengan orang tua bekerja di sektor informal dan penghasilan terbatas.

Misalnya M. Kiendra Lian Damarta, yang membawakan orasi bahasa Inggris, merupakan anak ojek online dengan penghasilan fluktuatif. Keluarga tinggal menumpang di rumah kerabat. Sekolah Rakyat membuka jalan bagi Kiendra untuk terus menempuh pendidikan menengah atas.

Jelang Rakernas, PDIP Terbitkan Aturan Ancam Pecat Kader Korupsi

Jelang Rakernas, PDIP Terbitkan Aturan Ancam Pecat Kader Korupsi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menerbitkan aturan yang melarang para kader untuk menyalahgunakan wewenang dan melakukan praktik korupsi menjelang Rakernas 2026 di Beach City Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026). Bila ada yang terbukti, PDIP bakal memberikan sanksi pemecatan.

Aturan ini diterbitkan melalui Surat Edaran Nomor 508/IN/DPP/I/2026 tertanggal 9 Januari 2026 yang ditandatangani Komarudin Watubun selaku Ketua DPP dan Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal PDIP.

Di dalam surat edaran tersebut terdapat empat poin. Pertama, Kongres VI PDIP mengamanatkan kepada seluruh kader partai, baik di struktural, legislatif, maupun eksekutif, untuk senantiasa memelihara, menjaga, dan membela nama baik, kehormatan, kewibawaan, serta menegakkan citra partai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Kedua, seluruh kader partai dilarang keras menyalahgunakan kekuasaan dan/atau wewenang dalam jabatannya untuk melakukan atau terlibat dalam tindak pidana korupsi dalam bentuk apa pun.

Ketiga, partai tidak akan memberikan toleransi sekecil apa pun terhadap setiap kader yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi atau terlibat dalam perbuatan yang mencederai kepercayaan rakyat terhadap PDIP.

Jaksa soal Eksepsi Nadiem: Tidak Perlu Cari Simpati dengan Giring Opini

Jaksa soal Eksepsi Nadiem: Tidak Perlu Cari Simpati dengan Giring Opini

Sidang Nadiem Makarim

Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta kubu eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim tidak mencari simpati dengan menggiring opini. Hal itu disampaikan jaksa saat merespons eksepsi dari kubu Nadiem terkait kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

JPU menilai narasi yang dibangun pihak Nadiem seolah-olah penegakan hukum dalam perkara tersebut tidak memberikan keadilan merupakan bentuk penggiringan opini.

“Alasan keberatan yang disampaikan oleh penasihat hukum dan terdakwa yang membangun cerita seolah-olah penegak hukum yang terlibat dalam penegakan hukum dalam perkara a quo yang tidak sejalan dengan keinginan penasihat hukum dan terdakwa adalah tindakan yang tidak memberikan keadilan adalah alasan keberatan yang sangat membahayakan yang menggiring opini seolah-olah penegakan hukum bekerja membuat kezaliman terhadap terdakwa,” kata Ketua Tim JPU, Roy Riady, Kamis (8/1/2026).

Terkait hal itu, Roy meminta penasihat hukum terdakwa agar menyampaikan pembelaan dengan tetap berpegang pada ketentuan yang diatur secara limitatif dalam KUHAP. “Penegakan hukum ini harus berjalan on the track dan tidak perlu bersusah payah mencari simpati dengan penggiringan opini,” ujarnya.

Atas dasar tersebut, JPU meminta majelis hakim menolak eksepsi yang diajukan kubu terdakwa Nadiem Anwar Makarim. JPU meyakini surat dakwaan telah disusun secara cermat, jelas, dan lengkap serta sesuai ketentuan Pasal 143 Ayat (2) KUHAP.

“Menyatakan keberatan dari tim penasihat hukum dan terdakwa Nadiem Anwar Makarim tidak dapat diterima atau ditolak seluruhnya,” kata JPU di ruang sidang.

“Melanjutkan pemeriksaan materi pokok perkara ini,” sambungnya.

Tragedi Berdarah 7 Januari: Konvoi Bung Karno Dilempar Granat

Tragedi Berdarah 7 Januari: Konvoi Bung Karno Dilempar Granat

Bung Karno menolong wanita pingsan akibat berdesakan saat menyambut kedatangannya pada 1950-an/ist

Presiden Soekarno lolos dari upaya pembunuhan yang dilakukan oknum militer dan sipil pada 7 Januari 1962 atau tepat 64 tahun silam.  Saat itu, sekelompok orang mencoba membunuh Bung Karno ketika berkunjung ke Makassar.

Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Cendrawasih Makassar, Sulawesi Selatan. Pada Minggu malam itu, konvoi iring-iringan Si Bung Besar sedang menuju Gelanggang Olahraga (GOR) Mattoanging untuk berpidato.

Namun mendadak, massa yang menyambut terkejut dengan bunyi ledakan keras berasal dari granat yang dilempar.

Bung Karno bisa selamat, karena ledakan granat meleset dari mobil yang dia ditumpangi. Namun tidak demikian dengan puluhan orang di tepi jalan yang terluka akibat kejadian itu.

Sebelumnya, Soekarno sempat menanyakan sumber bunyi ledakan itu kepada Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel M Jusuf yang mendampinginya.

M Jusuf saat itu mengatakan, kemungkinan suara ledakan tersebut berasal dari ban pecah. Soekarno baru menyadari kejadian sebenarnya setelah ia sampai di GOR Mattoangin.

Mendapat laporan adanya lemparan granat, Si Bung Besar marah besar. Saat itu Sukarno menduga bahwa dalang percobaan pembunuhan terhadap dirinya adalah kelompok yang dibiayai Belanda. Karena saat itu Indonesia sedang berkonfrontasi dengan Belanda soal Irian Barat.

Usai Dibersihkan, Polisi Pastikan SMP dan SMA di Aceh Siap Gelar KBM Hari Ini

Usai Dibersihkan, Polisi Pastikan SMP dan SMA di Aceh Siap Gelar KBM Hari Ini

Polisi bersihkan sekolah terdampak bencana di Aceh (Foto: Puteranegara/Okezone)

 Polri memfokuskan pemulihan pascabencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Salah satu percepatan perbaikan yang dilakukan adalah pada fasilitas pendidikan atau sekolah.

Salah satunya dilakukan personel Polres Langsa, Aceh, bersama Dewan Guru SMP Negeri 2 yang melaksanakan kegiatan bakti sosial pembersihan lingkungan sekolah terdampak banjir.

Kapolres Langsa AKBP Mughi Prasetyo Habrianto menegaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan dan kepedulian Polri dalam penanganan pascabencana, sekaligus wujud nyata dukungan terhadap dunia pendidikan.

“Akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat dalam upaya penanggulangan bencana serta pemulihan pascabencana, sehingga fasilitas dan sarana pendidikan dapat segera digunakan kembali dan proses belajar mengajar berjalan normal,” katanya, Minggu (4/1/2026).

Personel Polres Langsa turun langsung ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan kereta dorong, personel Polri bersama para guru bergotong royong membersihkan lumpur di halaman dan ruang kelas agar sarana pendidikan dapat segera difungsikan kembali.

Prabowo Terima Laporan Dasco soal Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Prabowo Terima Laporan Dasco soal Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera dan Aceh

Presiden Prabowo (foto: Instagram resmi Sekretariat Kabinet)

 Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah pejabat di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta, pada Jumat (2/1/2026).

Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, @sekretariat.kabinet.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menerima Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah laporan Dasco selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana. Laporan tersebut terkait perkembangan rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana di tiga provinsi di wilayah Sumatera.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas, pertama, laporan Prof. Dasco sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana terkait rekonstruksi dan rehabilitasi di tiga provinsi di Sumatera,” tulis Seskab Teddy.

Kapolri Monitor Malam Tahun Baru 2026, Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Optimal

Kapolri Monitor Malam Tahun Baru 2026, Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Optimal

Kapolri Monitor Malam Tahun Baru 2026, Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Masyarakat Optimal (Ist)

 Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memonitor kegiatan pergantian malam Tahun Baru 2026 se-Indonesia secara virtual di Polda Metro Jaya. Ia ingin memastikan masyarakat mendapatkan pengamanan dan pelayanan optimal sebagaimana instruksi dari Presiden Prabowo Subianto. 

1. Monitor Tahun Baru

“Sesuai arahan Bapak Presiden, beliau ingin memastikan rangkaian kegiatan pengamanan dan pelayanan untuk pergantian tahun terlaksana dengan baik,” kata Sigit di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (31/12/2025), malam. 

Sigit memaparkan, terkait pergantian tahun, ada beberapa kegiatan yang memang harus mendapatkan pengamanan dari kepolisian. Polri sejak awal berkomitmen menciptakan rasa aman dan memberikan pelayanan optimal untuk seluruh lapisan masyarakat.  

“Kemudian juga ada kegiatan ibadah di beberapa wilayah yang harus kita amankan pada saat acara pergantian akhir tahun. Di sisi lain juga ada kegiatan kunjungan ke tempat wisata termasuk pengumpulan masyarakat di beberapa wilayah terkait pelaksanaaan pergantian tahun. Ini semua menjadi bagian kita jaga dan amankan,” ujar Sigit. 

Dari hasil monitoringnya, Sigit menegaskan, sebagian besar masyarakat mematuhi imbauan dari Pemda setempat soal tidak merayakan dengan kembang api. Menurut Sigit, di beberapa titik dilaksanakan dengan kegiatan doa bersama, sebagai wujud empati kepada masyarakat yang menjadi korban bencana alam di Sumatera. 

Pastikan Bebas Narkotika, 73 Tahanan KPK Dites Urine

Pastikan Bebas Narkotika, 73 Tahanan KPK Dites Urine

Tahanan KPK lakukan tes urine (foto: Okezone)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar tes urine terhadap sejumlah tahanannya pada Selasa (30/12/2025).

Sebanyak 73 tahanan lembaga antirasuah tersebut menjalani tes urine yang dilaksanakan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK Gedung Merah Putih, Jakarta.

“Sebanyak 73 orang tahanan akan mengikuti tes urine hari ini,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Budi menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahanan KPK bebas dari penyalahgunaan narkotika. Tes urine ini juga merupakan tindak lanjut atas imbauan dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).

Menurut Budi, menjaga kondisi kesehatan para tahanan merupakan hal penting agar mereka dapat mengikuti proses hukum dengan baik, sekaligus sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar tahanan.

Kendati demikian, hingga saat ini pihak KPK belum mengumumkan hasil dari tes urine tersebut.